Landbridge Kra Mega Proyek Yang Memangkas Pelayaran Selat Melaka

Sejak tahun 1617 wacana membangyn lintasan pendek yang memotong pelayaran selat Melaka dikawasa Genting Kra Thailand telah dicanangkan. Dimana saat itu Raja Narai bersama seorang arsitek Prancis De Lamarr merencanakan untuk membuat kanal yang menghubungkan diantara Songkhla dan Maried. Rencana itu kandas disebabkan berbagai persoalan internal baik politik ekonomi investasi yang menerpa negara Gajah putih itu.

Kini wacana tersebut mulai menguat lagi dengan dukungan dari negara tirai bambu China. Wacana terakhir sebagaimana diberitakan oleh IDX Chanel pada 15 November 2023 yang lalu. Dimana Perdana Menteri Thailand Seretha Thavisin kepada para ivestor di San Francisco bahwa mega proyek yang akan menyaingi posisi Selat Melaka itu adalah Landbridge atau jembatan darat, yakni rel kerata api yang membetang sejauh 100 km yang menghubungkan dua pelabuhan utama yakni Ranong disebelah Samudra Hindia dan Chumphon pada sisi samudra Pasific. Proyek ini diperkirakan menghabiskan anggran sebesar USD28 Milyar atau sebesar Rp. 430 Triliun.

Sertha menegaskan bahwa melalui jalur ini pengiriman barang akan mengalami penghematan biaya sebesar 15 persen, serta memangkas waktu pengiriman hingga empat sanpai lima hari, jika dibandingkan dengan jalur selat Melaka.

Ditulis Oleh : H. M. Rizal Akbar

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *